Artikel

Pemerintah Desa Cindai Alus Bekali Masyarakat dengan Teknologi Tepat Guna Peternakan

Penulis : Muhammad Nuruddin, S.Pt (KJF Disnakbun Kab. Banjar)

Bertempat di Wisma Sultan Sulaiman Martapura pada Tanggal 28 November 2019 dilaksanakan pelatihan pengenalan teknologi tepat guna untuk peternakan yang di fasilitasi oleh Pemerintah Desa Cindai Alus Kecamatan Martapura. Upaya peningkatan sumberdaya manusia di Desa Cindai Alus  menjadi prioritas utama untuk mendorong pertumbuhan ekonomi  dan peningkatan pendapatan masyarakat dengan dilaksanakan pelatihan Pemeliharaan ayam ras petelur dan Budidaya ternak itik petelur.

Kepala Dinas Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Banjar Ir. H. Dondit Bekti A sangat mendukung kegiatan tersebut, dengan menugaskan Kabid Sumberdaya dan Penyuluhan Ir. H. Edie Roosnandi Noor bersama JF Penyuluh Peternakan. Materi yang disampaikan harus dikonsultasikan dulu dengan panitia pelatihan agar sesuai apa yang dibutuhan peserta sehingga apa yang dikerjakan memberikan manfaat, ujar Dondit Bekti memberikan arahan kepada pasukannya.

Ir. H. Edie Roosnandi Noor dalam sambutannya memberikan motivasi kepada para peserta pelatihan agar mengikuti semua materi yang disampaikan, setiap usaha peternakan akan  yang diusahakan masyarakat akan selalu didukung oleh Dinas Peternakan dan Perkebunan baik pendampingan pemeliharaan maupun pencegahan dan penangulangan penyakit menular. Peternak harus benar-benar mengelola usahanya agar mendapatkan hasil yang maksimal.

Materi pelatihan yang disampaikan oleh Agus Triyanto, S.Pt adalah Pemeliharaan ayam ras petelur meliputi sejarah ayam ras petelur, jenis-jenis ayam ras petelur, pemilihan bibit ayam ras petelur, perkandangan dan pemilihan lokasi ayam ras petelur, pemberian pakan ayam ras petelur, tatalaksana pemeliharaan ayam ras petelur, penyakit dan penangulangan penyakit yang sering menyerang ayam ras petelur, panen dan pasca panen ayam ras petelur.

Pada sesi kedua materi yang disampaikan oleh Muhammad Nuruddin, S.Pt adalah Budidaya ternak itik petelur sebelum masuk pada materi pelatihan disampaikan tentang syarat-syarat yang wajib dimiliki seorang peternak adalah :

  1. Bakat
  2. Dukungan keluarga dan masyarakat
  3. Modal
  4. SDM yang berpengalaman
  5. Sayang dengan ternak
  6. Informasi sebelum beternak

Dalam budidaya ternak itik petelur yang disampaikan meliputi manfaat ternak itik, jenis-jenis itik petelur, pemilihan bibit itik petelur, perkandangan dan pemilihan lokasi itik petelur, pemberian pakan itik petelur, tatalaksana pemeliharaan itik petelur, penyakit dan penangulangan penyakit yang sering menyerang iti petelur, panen dan pasca panen itik petelur.

Koordinator Penyuluh Peternakan Kecamatan Martapura Dwi Mardiningsih, S.Pt mengharapkan kepada peserta pelatihan dapat menerapkan dalam pengelolaan ternaknya baik ayam ras petelur maupun ternak itik petelur, dalam hal pengamatan penyakit agar selalu waspada terhadap penyakit menular terutama AI dan ND  yang sangat cepat penularannya.

Dalam kesempatan tersebut Pambakal Desa Cindai Alus Sawija, A, Md sangat berterima kasih kepada semua pihak yang terlibat dengan terlaksananya kegiatan pelatihan tersebut dan mengharapkan dukungan dari instansi terkait dalam setiap kegiatan yang ada di desanya, khususnya kegiatan pertanian, peternakan dan perkebunan agar lebih meningkatkan SDM di Desa Cindai Alus yang pada akhirnya bisa mengangkat pendapatan dan kesejahteraan masyarakat.(MN)

 

Related posts

PENYULUH DISNAKBUN BANJAR HADIRI RAKERNAS DAN LOKAKARYA PERHIPTANI DI JAKARTA

admin

DISNAKBUN BANJAR GENCAR PERANGI PENYAKIT ZOONOSIS (AI & RABIES)

admin

SOSIALISASI KEGIATAN PEMBERIAAN BANTUAN PUPUK NPK KEPADA KELOMPOK TANI DANA INSENTIF DAERAH ( DID ) TAMBAHAN DI UPPB DIKECAMATAN PENGARON

admin