Artikel

KELOMPOK TANI GAWI BAIMBAI DESA SURIAN HANYAR KECAMATAN CINTAPURI DARUSSALAM LAKSANAKAN PELATIHAN PEMELIHA RAAN AYAM PETELUR

Penulis :  Muhammad Nuruddin, S.Pt (KJF Peternakan)

Desa Surian Hanyar adalah salah satu desa di Kecamatan Cintapuri Darussalam Kabupaten Banjar Provinsi Kalimantan Selatan yang cukup dikenal karena memiliki tambang batu bara dan perkebunan kelapa sawit yang cukup besar serta memiliki lahan perkebunan karet rakyat yang cukup luas.

Kegiatan dalam rangka pembinaan dan penyuluhan ke Kelompok Tani Gawi Baimbai  Desa Surian Hanyar Kecamatan Cintapuri Darussalam tentang Pemeliharaan Ternak Ayam Ras Petelur. Kepala Dinas Peternakan dan Perkebunan Kaupaten Banjar Ir. H. Dondit Bekti A menugaskan Kepala Bidang Sumber Daya dan Penyuluhan Ir. H. Edie Roosnandi Noor dak KJF Peternakan Agus Triyanto, S.Pt dan Muhammad Nuruddin, S.Pt untuk menghadiri kegiatan tersebut.

Kegiatan yang dilaksanakan adalah meninjau lokasi kandang ayam petelur  yang dibangun oleh kelompok tani  dan dilanjutkan dengan penyuluhan dan tanya jawab mengenai pemeliharaan Ayam Ras Petelur. Kelompok Tani ini merupakan binaan CV. Cinta Puri Pratama melalui dana CSR (Corporite Social  Responsibility) sebagai bentuk kepedulian  perusahaan kepada lingkungan sekitar  bekerjasama BPP (Balai Penyuluhan Pertanian) Kec. Cinta Puri Darussalam dan Dinas Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Banjar. Bantuan yang telah dan akan diberikan melalui kegiatan CSR ini berupa biaya pembuatan kandang, bibit ayam umur 14 minggu sebanyak 500 ekor dan biaya pemeliharaan selama 4 (empat) bulan.

Informasi yang disampaikan oleh Kepala Bidang Sumber Daya dan Penyuluhan Ir. H. Edie Roosnandi Noor tentang dinamika kelompok tani, administrasi kelompok tani dan kegiatan bidang peternakan dan perkebunan yang telah dilksanakan maupun rencana kegiatan ditahun 2020. Penyuluhan yang disampaikan oleh Agus Triyanto, S.Pt dan Muhammad Nuruddin, S.Pt mengenai pemeliharaan ayam ras peterlur yang meliputi

Ayam ras tipe petelur adalah ayam ras final stock yang dihasilkan dari ayam ras bibit parent stock. Ayam ras final stock tipe petelur dibudidayakan untuk menghasilkan telur dalam jumlah yang banyak. Di Indonesia telur yang dihasilkan biasa disebut telur ayam dalam negeri atau telur ayam komersial. Untuk saat ini strain ayam petelur yang banyak dipelihara adalah Isa Brown, Hysex Brown, dan Hyline Lohman. Biasanya setiap ekor ayam ras petelur dapat bertelur sebanyak 300—310 butir dalam satu tahun. Di Indonesia, kebanyakan ayam ras tipe petelur pada fase starter dan grower dipelihara pada kandang sistem lantai litter dan dipindahkan ke kandang cage/ baterai pada fase pemeliharaan layer. Pada pemeliharaan ayam ras petelur dibagi menjadi tiga fase seperti pada pemeliharaan ayam bibit yaitu fase starter, fase grower/developer, dan fase layer. Namun, pada ayam ras petelur final stock tidak diperlukan ayam jantan untuk menghasilkan telur.

Vaksinasi merupakan tindakan memasukkan vaksin ke dalam tubuh ternak untuk melindungi ternak dari penyakit. Vaksin sendiri merupakan mikroorganisme/agen infeksi yang sudah dilemahkan atau dimatikan dan diformulasikan sedemikian rupa yang digunakan untuk infeksi buatan. Fungsinya ialah menggertak pembentukan kekebalan (antibodi) pada ternak sehingga dapat mencegah infeksi penyakit.

  • Saat ini serangan penyakit sudah menyebar hampir ke seluruh wilayah, baik penyakit viral maupun penyakit bakterial. Oleh karena itu tindakan pencegahan dengan vaksinasi sangat perlu dilakukan. Dengan berbagai pertimbangan seperti :
  • Penyakit viral tidak dapat disembuhkan dengan pemberian obat
  • Pengendalian terbaik dengan memberikan kekebalan pada ayam
  • Adanya penyakit bakterial yang jika sudah terlanjur menyerang sulit diberantas secara tuntas sehingga mudah muncul kembali (misalnya korisa)
  • Serta biaya kesehatan untuk pencegahan lebih murah jika dibandingkan dengan biaya pengobatan/terlanjur terjadi kasus penyakit

Keberhasilan vaksinasi dipengaruhi beberapa faktor yang sering kita sebut dengan 4M :

  • Materi (vaksin dan ayam)
  • Metode (program vaksinasi dan teknik vaksinasi)
  • Manusia (keterampilan, sikap, dan pengetahuan)
  • Milieu/lingkungan (agen penyakit, biosekuriti, dan air)

Panen

Hasil Utama

Hasil utama dari budidaya ayam petelur adalah berupa telur yang diahsilkan oelh ayam. Sebaiknya telur dipanen 3 kali dalam sehari. Hal ini bertujuan agar kerusakan isi tlur yang disebabkan oleh virus dapat terhindar/terkurangi. Pengambilan pertama pada pagi hari antara pukul 10.00-11.00; pengambilan kedua pukul 13.00-14.00; pengambilan ketiga (terakhir)sambil mengecek seluruh kandang dilakukan pada pukul 15.00-16.00.

Hasil Tambahan

Hasil tambahan yang dapat dinukmati dari hasil budidaya ayam petelur adalah daging dari ayam yang telah tua (afkir) dan kotoran yang dapat dijual untuk dijadikan pupuk kandang.

Pengumpulan

Telur yang telah dihasilkan diambil dan diletakkan di atas egg tray (nampan telur). Dalam pengambilan dan pengumpulan telur, petugas pengambil harus langsung memisahkan antara telur yang normal dengan yang abnormal. Telur normal adalah telur yang oval, bersih dan kulitnya mulus serta beratnya 57,6 gram dengan volume sebesar 63 cc. Telur yang abnormal misalnya telurnya kecil atau terlalu besar, kulitnya retak atau keriting, bentuknya lonjong.

Pembersihan

Setelah telur dikumpulkan, selanjutnya telur yang kotor karena terkena litter atau tinja ayam dibershkan. Telur yang terkena litter dapat dibersihkan dengan amplas besi yang halus, dicuci secara khusus atau dengan cairan pembersih. Biasanya pembersihan dilakukan untuk telur tetas.

Dari kegiatan yang telah dilaksanakan bisa menambah pengetahuan dan keterampilan bagi para petani yang hadir pada pertemuan tersebut, sebagai bekal dalam mejalankan usaha peternakan ayam petelur agar usaha yang dikelola akam memberikan hasil sesuai dengan apa yang diharafkan.

Related posts

Penyakit Kering Alur Sadap (KAS)

admin

MENGANTISIPASI PENYEBARAN COVID-19 TIM DARI DISNAKBUN IKUT LAKUKAN PENYEMPROTAN CAIRAN DISENFEKTAN DI KAB. BANJAR

admin

PENTINGNYA PROGRAM AUTS UNTUK PARA PETERNAK

admin