Artikel

PETERNAK DI KECAMATAN ARANIO DILATIH MEMBUAT “JAMU TERNAK “

Penulis : RIFANI HERNADI, S.Pt (KJF DISNAKBUN Kab. Banjar)

Bertempat di Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Aranio , dilaksanakan Bimbingan Teknis (BIMTEK) Pembuatan Jamu Ternak.

Peserta Bimtek ini terdiri dari petani ternak di 2 ( dua) desa Kecamatan Aranio, yaitu Desa Tiwingan Lama sebanyak 13 orang dan Desa Tiwingan Baru sebanyak 12 orang, sehingga total peserta sebanyak 25 orang.  Disamping itu kegiatan Bimtek ini juga diikuti oleh seluruh Penyuluh Pertanian di BPP Kecamatan Aranio.

Pelaksanaan kegiatan Bimtek Pembuatan Jamu Ternak dilaksanakan pada tanggal 20 Mei 2019, selama 1 (satu) hari.    Pelaksanaan Bimtek dilakukan sebanyak 2 tahap kegiatan.   Tahap pertama penyampaian materi oleh narasumber, kemudian dilanjutkan tahap kedua dengan melakukan praktek langsung pembuatan Jamu ternak.

Kegiatan ini terlaksana berkat kerjasama Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Provinsi Kalimantan Selatan selaku Narasumber  dan BPP Kecamatan Aranio yang memfasilitasi tempat serta peserta Bimtek.

Narasumber dari BPTP Prov. Kal-Sel Ir. Noor Amali dkk, menyampaikan Materi Pembuatan Jamu Ternak

Ir. H. Dondit Bekti  A, selaku Kepala Dinas Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Banjar sangat mengapresiasi dan memberikan penghargaan yang tinggi atas terlaksananya kegiatan ini.    Kepala Dinas berharap dengan adanya kegiatan ini mampu meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan peserta Bimtek.    Kemudian selanjutnya bisa mengaplikasikan langsung terhadap ternak peliharaannya.    Sehingga diharapkan dengan aplikasi pemberian Jamu Ternak ini mampu menjaga kesehatan ternak dan juga mampu meningkatkan produktivitas ternak yang dipelihara.

Narasumber pada kegiatan Bimtek ini sebanyak 3 (tiga) orang dari Penyuluh BPTP Provinsi Kalimantan Selatan, yaitu :

  1. Noor Amali dengan Jabatan Penyuluh Pertanian Madya, sekaligus Koordinator Fungsional Penyuluh BPTP Prov. Kal-Sel.
  2. Barnuwati dengan Jabatan Penyuluh Pertanian Muda BPTP Prov. Kal-Sel
  3. Susanto, S.ST dengan Jabatan Penyuluh Pertanian Pertama BPTP Prov Kal-Sel

Bahan materi yang disampaikan pada kegiatan Bimtek Pengolahan Jamu Ternak ini, secara garis besar sebagai berikut :

Perbedaan antara jamu dan obat

Perbedaan yg  paling mencolok antara jamu dan obat terletak dari bahan pembuatannya

 Jamu: Menggunakan berbagai macam tumbuhan yg langsung diambil dari alam

 Obat:  dihasilkan dari senyawa bahan-bahan kimia sintetis.  Oleh krn itu tingkat efek

samping jamu relatif sangat minim dibandingkan dgn obat

Jamu Untuk Ternak

  • Dalam bidang peternakan, pemberian feed additive atau makanan tambahan merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas pakan ternak.
  • Kurang lebih analog dengan penggunaan jamu pada manusia, peternak juga mencoba memberikan ramuan tradisional sebagai feed additive untuk tujuan yang beragam.
  • Tujuan utamanya yaitu untuk memacu pertumbuhan ternak, tetapi ramuan tradisional ternyata berfungsi untuk mengobati ternak yang menunjukan gejala kurang sehat.
  • Ternyata melalui serangkaian kegiatan penelitian, diketahui bahwa pemberian ramuan tradisional bukan hanya mujarab untuk manusia saja, tetapi bermanfaat untuk ternak juga.

Keunggulan Suplemen jamu Ternak :

  1. Meningkatkan nafsu makan ternak sehingga tidak pilih-pilih makanan lagi
  2. Menekan bau faces (kotoran) ternak.
  3. Menekan angka kematian anak ternak.
  4. Menambah bobot dan tekstur daging dan mengurangi lemak pada daging
  5. Meningkatkan daya tahan tubuh pada ternak.
  6. Memperbaiki sistem pencernaan ternak sehingga nafsu makan ternak lebih baik.

BAHAN PEMBUAT JAMU TERNAK

  • Jahe (Zingiber officinale Roxb) Lempuyang
  • Kencur (Kaempferia galanga L)   Serai
  • Kunyit (Curcuma domestica) Lengkuas
  • Bawang Putih Daun Sirih
  • Kayu Manis Sambiloto
  • Temu Lawak (Curcuma xanthorrhiza) EM 4 untuk ternak
  • Temu Ireng (Curcuma aeruginosa Roxb) Mollases / Gula

Gambar Kegiatan.

Susanto, S.ST mempraktekkan Pembuatan Jamu Ternak

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Ukuran untuk  pembuatan  10 Ltr Jamu  Ternak  :

No Bahan-Bahan Ukuran
1 Jahe 125 Gr
2 Kencur 250 Gr
3 Kunyit 125 Gr
4 Bawang Putih 250 Gr
5 Kayu Manis 62,5 Gr
6 Temu Lawak 200 Gr
7 Temu Ireng 200 Gr
8 Lempuyang 100 Gr
9 Lengkuas 125 Gr
10 Daun Sirih 62,5 Gr
11 Sambiloto 100 Gr
12 Serai 150 Gr
13 EM4 200 Ml
14 Molasses/Gula 250 Ml

Cara Pembuatan untuk 10 liter Jamu ternak

  1. Semua bahan diiris, kecuali Kayu manis, daun sirih dan Sambiloto direbus
  2. Bahan ditumbuk/blender
  3. Bahan yang sudah ditumbuk/blender diperas dan disaring
  4. Semua bahan yang sudah direbus dan disaring (dalam bentuk cair), dimasukkan ke dalam wadah (ember dll) untuk proses fermentasi
  5. Untuk proses fermentasi tambahkan molases/gula sebanyak ± 250 ml dan larutan EM 4 ± 250 ml
  6. Aduk hingga rata dan homogen
  7. Larutan yang sudah diaduk rata ditutup rapat dengan penutup wadah yang digunakan
  8. Biarkan tertutup rapat selama ± 7 hari, namun sehari sekali larutan diaduk agar tidak mengendap di bawah
  9. Setelah ± 7 hari fermentasi jamu ternak sdh jadi dan bisa di simpan di dalam botol ataupun jerigen

DOSIS PEMBERIAN JAMU TERNAK PADA TERNAK SAPI DAN KAMBING

Pada sapi potong berdasarkan berat badan (BB)

  1. Berat badan 200 kg diberikan 100ml/hari
  2. Berat badan 300 kg diberikan 150ml/hari
  3. Berat badan 400 kg diberikan 200ml/hari

Pada Kambing dan Domba

  1. Berat badan 25 kg diberikan 12 – 15ml/hari
  2. Berat badan 50 kg diberikan 25ml/hari
DOSIS PEMBERIAN PADA TERNAK UNGGAS

Pemberian jamu untuk ternak unggas berdasarkan umur

a)     Unggas umur 1 s/d 3 bulan 1 ml/ekor/hari

b)     Unggas umur > 3 bulan 2 ml/ekor/hari

            Terlaksananya kegiatan Bimtek Pengolahan Jamu Ternak yang di fasilitasi kerjasama BPTP Provinsi Kalimantan Selatan dan BPP Kecamatan Aranio diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan petani ternak peserta Bimtek.    Dan nantinya bisa diaplikasikan ditingkat peternak dan kelompoktani, sehingga bisa berperan dalam upaya peningkatan kesehatan ternak dan peningkatan produktivitas ternak yang dipelihara (Rfn).

 

 

Related posts

Pemerintah Desa Cindai Alus Bekali Masyarakat dengan Teknologi Tepat Guna Peternakan

admin

PEMBERIAN VAKSIN RABIES PADA ANJING LIAR YANG DIEVAKUASI UPTD. PEMADAM KEBAKARAN KAB BANJAR

admin

PENDISTRIBUSIAN STRAW ATAU SEMEN BEKU

admin