Artikel

KANDANG UNTUK AYAM BURAS

Penulis : Muhammad Nuruddin, S.Pt

Pemeliharaan ayam buras secara turun temurun sudah cukup lama dilakukan oleh masyarakat di perdesaan, Umumnya pola budidaya ayam buras dilakukan secara sederhana / tradisional yang cenderung tanpa menggunakan kandang. Kondisi yang demikian menjadi penyebab masih rendahnya hasil produksi ayam buras. dianjurkan beralih pada system semi intensif dan intensif diperlukan adanya kandang ayam buras pada pengelolaan ayam buras yang ditekuni oleh petani ternak ayam buras di perdesaan.

Banyak keuntungan yang akan dirasakan oleh petani ayam buras bila mau dan mampu mengkandangkan ayam buras sebagaimana diajurkan dalam pola budidaya system semi intensif dan intensif.

Keuntungan yang akan didapatkan bila ayam dikandangkan :

1). Ayam buras akan terlindung dari gangguan   serangan binatang, gangguan hujan, panas

dan angin

2) Tempat istirahat bagi ayam buras,

3) Mudah dalam melakukan pengawasan  kesehatan dan hasil produksi ayam buras

Jenis jenis kandang ayam buras yang dianjurkan

Pola budidaya ayam buras yang beralih pada system semi intensif dan intensif dianjurkan menggunakan teknologi kandang yang terdiri dari :

1) kandang starter,

2) kandang pembesaran dan

3) kandang bertelur.

  1. Kandang starter

Merupakan kandang indukan yaitu kandang yang digunakan untuk memelihara anak ayam buras yang baru menetas. Biasa dikenal dengan nama kuri atau kutuk sehari. Kandang starter terdiri dari dua jenis yaitu kandang starter untuk anak ayam tanpa induk dan kandang starter dengan induk ayam yang biasa dikenal dengan nama kandang semi alam. Anjuran teknologi kandang starter untuk anak ayam buras umur 1- 8 minggu untuk 100 ekor anak ayam membutuhkan kandang starter seluas 2 (dua) meter persegi.

Selanjutnya setiap minggunya luas kandang starter diperluas sesuai dengan perkembangan pertumbuhan anak ayam buras. Ayam buras 100 ekor untuk umur 8 minggu membutuhkan luas kandang 7 – 8 meter persegi. Kepadatan luas kandang harus diperhatikan betul agar pertumbuhan anak ayam tidak terganggu. Pada kandang starter harus dilengkapi juga dengan peralatan kandang yang terdiri dari tempat pakan dan minum anak ayam.

  1. Kandang pembesaran

Kandang yang diperuntukkan anak ayam lepas starter yaitu anak ayam umur 9 minggu sampai ayam buras umur 4 bulan jika tujuan usaha untuk ayam potong, atau juga dapat digunakan untuk mengandangkan ayam buras calon induk calon pejantan dan ayam buras calon petelur kurang lebih umur ayam buras mencapai 16 – 20 minggu. Jenis kandang pembersaran ayam buras beragam jenis yaitu kandang litter atau kandang postal, kandang panggung berlantai jarang dan kandang berpagar yang juga dikenal dengan nama kandang semi ranch.

Teknologi yang dianjurkan pada kandang litter pada ayam buras umur 9 minggu untuk luasan area 1 (satu) meter persegi dapat dibudidayakan 15 – 25 ekor ayam buras dan untuk ayam buras umur 18 minggu dengan luasan area satu meter persegi diisi 8 – 12 ekor ayam. Teknologi anjuran pada kandang panggung tidak berbeda dengan prinsip pada budidaya kandang litter terkait dengan jumlah kepadatan kandang. Kandang berpagar terdiri dari kandang utama yang.dilengkapi dengan tempat bertengger sebagai tempat berlindung dan beristirahat bagi ayam buras. Kandang kedua berupa kandang umbaran berupa kandang bermain bagi ayam buras

  1. Kandang bertelur

Kepadatan kandang bertelur teknologi yang dianjurkan setiap satu meter persegi diperuntukkan untuk 4-8 ekor ayam buras.Sebaiknya pada kandang bertelur juga dilengkapi dengan sarang bertelur dapat berbentuk kotak atau kerucut. Kandang bertelur dapat berupa kandang baterai jika tujuan usaha sebagai penghasil telur konsumsi namun bila tujuan usaha sebagai penghasil telur tetas dianjurkan model kandang yang digunakan adalah kandang litter dan ayam buras yang dibudidayakan harus mengacu pada perbandingan sex ratio 1 : 5 yaitu satu ekor ayam buras pejantan melayani 5 ekor ayam buras betina.

Persyaratan Kandang Ayam

Berikut ini adalah beberapa hal penting yang harus diperhatikan dalam membuat kandang ayam buras :

  1. Lokasi ideal hendaknya jangan sampai mengganggu lingkungan, apalagi ternak ayam dalam

jumlah yang  besar.
2. Posisi kandang hendaknya lebih tinggi dari sekitarnya, agar air tidak menggenang saat hujan.
3. Jarak dengan rumah tinggal minimal 10 meter.
4. Kandang didesain untuk mudah dibersihkan.
5. Desain kandang ayam dibuat agar pertukaran udara didalam kandang dapat berlangsung

dengan baik.
6. Usahakan Sinar matahari dapat masuk ke dalam kandang ayam, terutama di waktu pagi.

4 Tipe Kandang Ternak Ayam Kampung 

1.Tipe Kandang Ayam Kampung Modern

 

 

 

 

2. Tipe Kandang Ayam Kampung Sistem Intensif

 

 

 

 

3. Tipe Kandang Ayam Kampung Sederhana

 

 

 

 

4. Tipe Kandang Ayam Kampung Sistem Umbaran

 

 

 

 

MODEL ATAP

 

 

 

 

Peralatan kandang ayam buras

  1. Pemanas / Indukan

Peralatan pemanas kandang biasa dikenal dengan nama brooder digunakan sebagai penghangat kandang bagi anak ayam atau kutuk sehari alias kuri berumur 1 – 8 minggu di kandang starter. Bahan pemanas dapat digunakan dari aliran listrik dengan menggunakan lampu pijar atau juga dapat menggunakan arang sekam. Penggunaan pemanas kandang yang benar keberadaan kuri menyebar rata dalam kandang starter

  1. Tempat bertengger ayam buras

Sifat ciri khas ayam buras suka bertengger ditempat yang tinggi agar aman dari gangguan. Terkait dengan untuk lebih nyamannya ayam buras dalam kandang dapat dibuatkan tempat bertengger. Luasan area kandang 3 x 6 meter dilengkapi dengan tempat bertengger ayam buras sepanjang 2 meter yang dibuat bersusun 3 dengan tinggi sekitar 1,5 meter. Manfaat lain dari tempat ayam bertengger adalah memberikan keleluasaan bagi ayam buras yang ada dalam kandang

3.Tempat pakan dan minum

Tempat pakan dan minum ditempatkan di halaman kandang umbaran pada budidaya ayam buras semi intensif. Pada budidaya ayam buras intensif tempat pakan dan minum ada didalam kandang. Agar tidak menjadi sumber penyebaran penyakit sebaiknya tempat pakan dan minum dilakukan pencucian setiap harinya.

Meskipun tempat pakan dan minum juga sudah banyak dijual dengan beragam jenis bahan dan bentuknya, sebenarnya tempat pakan dan minum dapat dibuat sendiri dengan menggunakan bahan baku yang ada disekitar lingkungan kandang ayam buras. Selain membuat sendiri tempat pakan dan tempat minum juga dapat memanfaatkan limbah bahan bahan bekas peralatan rumah tangga.

4.Tempat sangkar bertelur

Sangkar bertelur digunakan pada pola usaha budidaya ayam buras penghasil telur dengan menggunakan kandang umbaran atau kandang panggung koloni, Penggunaan sangkar bertelur bertujuan untuk mencegah ayam buras bertelur dilantai yang akan menjadi penyebab telur kotor atau pecah akibat terinjak injak oleh induk ayam lainnya. Penyediaan sangkar bertelur disesuaikan dengan jumlah induk ayam buras yang sedang bertelur. Sangkar bertelur dapat dibuat dari bahan bahan yang murah dan mudah didapatkan disekitar lingkungan kandang ayam misalnya terbuat dari kardus, bekas, kotak kayu bekas, waskom bekas, ember bekas atau bambu berbentuk kerucut.

Pada bagian dalam sangkar bertelur harus diberikan alas yang lembut seperti jerami, sekam, rumput kering kertas bekas atau kain-kain bekas. Tujuan pemberian alas dalam sangkar bertelur agar ayam buras dapat bertelur dengan nyaman dan telur tidak mudah pecah. Sangkar bertelur sebaiknya ditempatkan di dalam kandang dalam posisi agak gelap dan teduh, misalnya di bagian sudut.

Related posts

DISNAKBUN SIAPKAN 1,4 TON TELUR AYAM UNTUK DIBAGIKAN KEPADA MASYARAKAT YANG TERDAMPAK COVID-19

admin

PENTINGNYA PROGRAM AUTS UNTUK PARA PETERNAK

admin

Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA)

admin