Perkuat Ketahanan Pangan 2026, Distan Sinkronkan Data Lahan dan Tingkatkan Target LTT

šŸ‘ 11 pembaca

Dalam upaya memperkuat ketahanan pangan daerah, Dinas Pertanian Kabupaten Banjar menyelenggarakan rapat koordinasi dan evaluasi kegiatan TanamanĀ Pangan dan Hortikultura Tahun 2026 di Aula Distan, Rabu (4/3/2026).

Fokus utama agenda ini adalah untuk memastikan sinergisitas dan keakuratan data pembangunan pertanian di wilayah Kabupaten Banjar agar program yang dijalankan tepat sasaran.

Kegiatan dihadiri Kepala Dinas Pertanian Warsita, Kepala Bidang Sarana TPH Perkebunan dan Peternakan Nurul Chatimah, Kepala Seksi Pengembangan Sarana Pertanian Gusti Rahmatullah beserta jajarannya, Ketua Tim Kerja Kabupaten Banjar Sigit Triyanto, hingga garda terdepan di lapangan Koordinator Penyuluh dan Petugas Mantri Tani dari seluruh kecamatan di Kabupaten Banjar.

Kepala Dinas Pertanian, Warsita dalam sambutannya menyampaikan ā€œAkurasi data lapangan menjadi fondasi utama dalam merumuskan kebijakan pertanian yang realistis di Kabupaten Banjar. Evaluasi mendalam terhadap anomali cuaca, mulai dari risiko kekeringan akibat modifikasi cuaca hingga ancaman banjir, menuntut kewaspadaan penuh dari seluruh penyuluh. Kolaborasi antar lini sangat diperlukan untuk memitigasi dampak lingkungan,ā€ ujarnya.

Tambah Warsita pemerintah terus berkomitmen mendukung mekanisasi dengan menyediakan berbagai bantuan sarana, termasuk puluhan unit alat mesin pertanian (alsintan) yang siap dipinjam-pakaikan untuk mendukung operasional petani. Dengan adanya kepastian lahan, langkah modernisasi pertanian akan jauh lebih mudah direalisasikan secara bertahap untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat tani.

Warsita berharap ā€œPara penyuluh dan jajaran di lapangan diharapkan menjadi motor penggerak dalam memaksimalkan penggunaan alsintan serta mengedukasi masyarakat tentang pentingnya peningkatan indeks pertanaman. Dengan dukungan infrastruktur yang memadai dan kesadaran petani yang meningkat, kita optimis target produksi akan tercapaiā€ harap Warsita.

Sementara itu Kepala Bidang Sarana TPH Perkebunan dan Peternakan, Nurul Chatimah menyampaikan ā€œMenyongsong tahun 2026, pemerintah daerah menetapkan target dengan sasaran Luas Tambah Tanam (LTT). Strategi utama untuk mencapai target ini bertumpu pada program Optimalisasi Lahan (Opla) dan Cetak Sawah, yang diharapkan mampu mendongkrak angka produksi. Meskipun potensi teknis di lapangan memungkinkan target yang lebih tinggi, angka ini dipilih sebagai langkah antisipasi yang realistis demi menjaga keberlanjutan dan kualitas hasil panen di seluruh kecamatanā€ ujar Nurul.

Tambah Nurul ā€œPemerintah menegaskan bahwa angka LTT tidak boleh sekadar menjadi angka di atas kertas seperti pengalaman masa lalu, melainkan harus berbasis pada kondisi riil di lapangan hingga ke tingkat desa. Penyesuaian target bulanan, seperti penambahan sasaran di bulan Maret, menjadi bukti fleksibilitas kebijakan yang diharapkan mampu membawa Kabupaten Banjar kembali menjadi lumbung panganā€ pungkas Nurul. (Brigade Distan Syaripuddin)

Related posts

Kejar Target CSR, Distan Banjar Resmi Tanda Tangani Kontrak Olah Lahan Pasca Cetak Sawah

Sabet Juara I dan III, Insan Pertanian Kabupaten Banjar Raih Penghargaan Bergengsi Tingkat Provinsi Kalsel

Lawan Dampak Perubahan Iklim, Distan Banjar dan Petani Astambul Gotong Royong Normalisasi Pengairan