Artikel

PEMBUATAN TELUR ASIN HERBAL JADI TOPIK LATIHAN DI BPP KECAMATAN GAMBUT

Penulis : Muhammad Nuruddin, S.Pt

Kecamatan Gambut merupakan daerah yang cukup potensial untuk peternakan itik petelur karena memiliki lahan sawah yang cukup luas sehingga masyarakat / petani / peternak banyak yang mengusahakan peternakan itik petelur baik dengan system pemeliharaan secara semi intensif maupun secara intensif. Produk dari peternakan itik petelur adalah telur konsumsi dan telur tetas, dengan menjual langsung ke pengumpul dan konsomen. Penanganan pasca panen untuk meningkatkan slot88 nilai jual produk peternakan itik petelur ini masih sedikit dilakukan oleh peternak karena kurangnya pengetahuan tentang pengolahan telur.

Bertolak dari permasalahan diatas, Koordinator Penyuluh Peternakan Kecamatan Gambut mengangkat topik latihan di BPP Kecamatan Gambut “Pengolahan Telur Asin Herbal” yang disampaikan ke Dinas Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Banjar untuk mengisi topik latihan tersebut.

Kepala Dinas Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Banjar Ir. H. Dondit Bekti A menugaskan KJF Peternakan Kabupaten untuk mengisi dan melatih Penyuluh yang ada di BPP Kecamatan Gambut, sehingga para Penyuluh memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam Pengolahan Telur Asin Herbal.

Materi yang disampaikan berupa teori dan praktek Pengolahan Telur Asin Herbal sebagai berikut :

Dalam 100 gr kuning telur asin mengandung kolesterol sebanyak 955 mg. Satu butir telur bebek asin biasanya memiliki berat sekitar 70 gram, ini mengandung 260 mg kolesterol.
“Jika dibandingkan, kandungan kolesterol pada satu butir telur bebek lebih tinggi dibandingkan dengan satu telur ayam yang mengandung sekitar 170-200 mg kolesterol,” ujar Jansen Ongko, Msc, RD selaku Konsultan dan Ahli Gizi.

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam memilih telur bebek/itik yang baik untuk membuat telur asin :

  • Pilih telur bebek yang baru ditelurkan, paling lambat 4 hari  setelah ditelurkan, karena bila lewat 4 hari setelah ditelurkan sudah tidak  baik lagi.
  • Pilih telur yang memiliki kulit telur yang bersih dan berwarna mulus.
  • Jika diteropong sambil digerak-gerakkan akan tampak kuning telur  didalamnya.
  • Bila terlihat jernih, rongga kantung udara kecil, kuning telur  terleta ditengah dan tidak ternoda, itu artinya telur tersebuty baik  untuk  digunakan.
  • namun jika kuning telur bergeser, putih telurnya encer, dan terdapat noda warna tua didalam kuning telur, hal tersebut menandakan telur  itu telah rusak.
  • Telur bebek yang baik adalah jika direndam kedalam air, telur akan tenggelam, sedangkan telur yang kurang baik telur tersebut akan terapung.

Bahan-bahan untuk membuat telur asin herbal :

  • Tanah merah atau tumbukan batu bata merah
  • Garam
  • Gula merah
  • Daun salam
  • Teh  hijau
  • Kayu secang
  • Daun jambu batu
  • Ginseng
  • Akar alang – alang
  • Daun dewa

Sedangkan untuk peralatan yang perlu dipersiapkan adalah panci besar untuk merebus, peti kayu atau plastik polybag besar untuk tempat mengasinkan telur.

Proses Pembuatan Telur Asin Herbal :

Pertama telur dicuci hingga bersih dari kotoran dengan air mengalir. Langkah selanjutnya adalah membuat racikan herbal denga cara merebus bahan bahan berikut :

  •  10 lembar daun salam
  •  2 sendok the hijau
  • ½ ons akar ilalang
  •  ½ ons kayu secang
  •  10 lembar daun jambu batu
  •  1 lembar daun dewa
  •  3 liter air
  •  Serta beberapa tabaman lainya.

Takaran diatas biasa digunakan untuk 100 butir telur  bebek. Rebus racikan herbal sebanyak satu liter. Setelah itu, air herbal hasil rebusan dicampur dengan:

  • 1 kg tanah merah atau tumbukan batu bata merah
  • 1 kg garam
  • ½  kg gula merah.

Kemudian masak sampai mendidih. Setelah mendidih diamkan adonan tersebut hingga dingin, setelah dingin adonan tersebut lulurkan keseluruh telur bebek hingga merata. Telur asin yang sudah dilulurkan, diletakkan pada peti kayu ditutup dengan plastic polybag besar selama 15 hari. Setelah 15 hari, bersihkan telur telur tersebut dari adonan hingga bersih, lalu rebus selama beberapa menit hingga matang.

Dengan proses tersebut, dapat menghasilkan telur asin dengan mutu yang baik, warna telur yang lebih menarik, serta cita rasa yang lebih enak, dan berkurangnya kandungan kolesterol.

Pelatihan yang diberikan oleh KJF Peternakan Dinas Peterakan dan Perkebunan Kabupaten Banjar,  diharapkan Penyuluh Pertanian yang ada di BPP Kecamatan  Gambut siap menularkan pengetahuan dan keterampilan kepada petani / peternak yang ada di desa binaan. Singga pengolahan produk peternakan itik petelur di Kecamatan Gambut berupa telur, menjadi telur asin herbal sehingga lebih bervariasi dan menarik konsomen. Dengan penanganan pasca panen telur itik yang bervariasi dapat menjadikan salah satu alternative  menambah sentra oleh-oleh bagi wisatawan luar maupun domestik yang berkunjung ke Kabupaten Banjar. Dengan demikian bisa meningkatkan pendapatan masyarakat / petani / peternak.

Related posts

PENGHILANG BAU DAN PEMBEKU KARET RAMAH LINGKUNGAN UPPB “BANGUN SAHABAT” BINAAN DINAS PETERNAKAN DAN PERKEBUNAN

admin

MONITORING PERKEMBANGAN TERNAK ITIK KELOMPOK TANI SUMBER MAKMUR KECAMATAN GAMBUT KAB. BANJAR

admin

DISNAKBUN MENGIKUTI KEGIATAN PENGARAHAN PEMBERKASAN PSR TAHUN 2021

admin