Berita

PELATIHAN TEKNIS TEMATIK KARET 2017

“Pertama-tama saya ucapkan selamat kepada bapak dan ibu karena telah terpilih sebagai calon petani penerima program bantuan peremajaan karet tahun ini”, kata  Kepala Dinas Peternakan dan Perkebunan Kab. Banjar, Ir. H. Dondit Bekti A,  ketika mengawali sambutannya dalam acara penutupan Pelatihan Teknis Tematik Karet bagi petani calon penerima bantuan program peremajaan karet Dana APBN-P 2017 di Aula  Dinas Peternakan dan Perkebunan Kab. Banjar (27/10).

Dondit, panggilan akrabnya, juga menghimbau agar para petani slot88 nantinya dapat melaksanakan program peremajaan karet sesuai dengan apa yang telah disampaikan pada saat pelatihan, khususnya penerapan teknologi pola usaha tani diversifikasi dan integrasi berbasis karet dengan jarak tanam 18 x 2 x 2,5 m, dimana akan ada lahan yang cukup luas diantara barisan tanaman karet sehingga bisa dimanfaatkan untuk ditanami tanaman lain, baik itu tanaman pangan, palawija, hortikultura atau tanaman perkebunan lainnya.  Lahan tersebut merupakan “lahan abadi” yang dapat terus menerus ditanami secara bersamaan dengan tanaman karet, sehingga pendapatan petani tidak hanya bergantung dari hasil karet yang saatini berfluktuasi. Menutup sambutannya, Dondit berpesan kepada para peserta agar memanfaatkan sebaik-baiknya bantuan yang akan diterima tersebut, jangan sampai bantuan yang diterima, seperti benih karet, tidak ditanam atau bahkan dijual kepada orang lain, apa bila sampai dijual maka resiko hukumakan ditanggung oleh para petani penerima bantuan.

Setelah selesai menyampaikan sambutan dan menutup secara resmi kegiatan, Dondit melakukan pelepasan tanda peserta serta menyerahkan sertifikat pelatihan secara simbolis kepada 2 orang perwakilan peserta yaitu Zainal Ilmi dari Kecamatan Pengaron dan Mir`atul Khairiah dari Kecamatan Karang Intan.

Pelatihan Teknis Tematik Karet ini merupakan kerjasama Dinas Peternakan dan  Perkebunan Kab. Banjar dengan Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Binuang yang dilaksanakan selama empat hari dari tanggal 24 – 27 Oktober 2017 dengan jumlah peserta sebanyak 30 orang.  Para peserta adalah pengurus 17 kelompok tani calon penerima bantuan peremajaan karet APBN-P 2017 yang berasaldari 3 kecamatan yaitu Pengaron, Mataraman dan Karang Intan. Materi pelatihan antara lain Dinamika Kelompok tani, Persiapan Lahan Peremajaan Karet, Pola Usaha Tani Diversifikasi dan Integrasi Berbasis Karet, Pemeliharaan Tanaman Karet dan Pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman Karet, sedangkan para pelatih merupakan Penyuluh Pertanian Disnakbun yang sebelumnya telah mengikuti Training of Trainer di BBPP Binuang. Selain penyampaian teori dan diskusi diruangan, peserta juga diajak kunjungan lapangan ke Kelompoktani Mekar Sari I, Desa Tajau Pecah, Kecamatan Batu Ampar, Kab. Tanah Laut.  Disana mereka melihat dan berdiskusi dengan petani setempat yang  sudah menjalankan pola usahatani diversifikasi dan integrasi berbasis karet sejak 4 tahun yang lalu.  Komoditas yang diusahakan adalah Karet dan Jagung Pakan dengan jarak tanam karet yaitu 19 x 3 x 2,5 m.

Pelatihan dilaksanakan dalam rangka pengawalan dan pendampingan program peremajaan karet APBN-P 2017, dimana Kabupaten Banjar mendapatkan alokasi seluas 400 Ha, sedangkan tujuan dari pelatihan adalah untuk meningkatkan kompetensi petani agar mampu melaksanakan kegiatan budidaya karet, meningkatkan kompetensi petani dalam memanfaatkan sumberdaya pertanian secara optimal melalui pemanfaatan teknologi yang tepat sehingga kapasitas sumberdaya pertanian dapat dilestarikan dan ditingkatkan, serta untuk membangun kelembagaan petani yang kokoh dan mandiri. (yayan) slot88

Related posts

Bimtek Budidaya Ayam Petelur Digelar di Desa Mandikapau Timur

admin

ALUH-ALUH MABES ITIK KABUPATEN BANJAR

admin

Distan dan DPRD Kabupaten Banjar Gelar Sosialisasi Perda Peternakan dan Kesehatan Hewan

admin