Artikel

DESA CINTAPURI MENGAMBIL PERAN DALAM MENYUMBANG PRODUK PANGAN HEWANI MELALUI TELUR AYAM RAS

Penulis : Muhammad Nuruddin, S.Pt

Desa Cintapuri adalah salah satu desa di kecamatan Cintapuri Darussalam kabupaten Banjar provinsi Kalimantan Selatan yang cukup dikenal karena memiliki tambang batu bara dan perkebunan kelapa sawit yang cukup besar serta memiliki lahan perkebunan karet rakyat yang cukup luas. Dengan adanya perusahaan tambang batu bara tersebut dibawah naungan PT. Talenta Bumi melalui Program CSR  (Corporate Social Responsibility) sebagai rasa tanggung jawab perusahaan terhadap sosial maupun lingkungan sekitar dimana perusahaan itu berada. Program yang diberikan adalah bantuan kandang dan peralatan, ternak ayam petelur umur 14 minggu sebanyak 500 ekor dan  pakan selama 4 bulan serta diberikan pembekalan berupa pelatihan  kepada kelompok tani Rakat Mufakat. Kelompok tani Rakat Mufakat juga secara swadaya menambah 300 ekor ayam ras petelur umur 14 minggu, jadi populasi ayam ras petelur yang dipelihara sebanyak 800 ekor.

Sebelum memulai pemeliharaan ayam, kelompok tani Rakat Mufakat di berikan pembekalan berupa pelatihan oleh Dinas Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Banjar melalui Bidang Sumberdaya dan Penyuluhan tentang “Pemeliharaan Ayam Ras Petelur” secara rinci mengenai Pemeliharaan Ayam Ras Petelur dijelaskan oleh nara sumber tentang ;

– Sejarah singkat budidaya ayam petelur

Ayam petelur adalah ayam-ayam betina dewasa yang dipelihara khusus untuk diambil telurnya. Asal mula ayam unggas adalah berasal dari ayam hutan dan itik liar yang ditangkap dan dipelihara serta dapat bertelur cukup banyak. Tahun demi tahun ayam hutan dari wilayah dunia diseleksi secara ketat oleh para pakar.

– Sentra peternakan

Ayam telah dikembangkan sangat pesat di setiapa negara. Sentra peternakan ayam petelur sudah dijumpai di seluruh pelosok Indonesia terutama ada di Pulau Jawa dan Sumatera, tetapi peternakan ayam telah menyebar di Asia dan Afrika serta sebagian Eropa.

– Jenis ayam petelur

Jenis ayam petelur dibagi menjadi dua tipe :

  • Tipe Ayam Petelur Ringan.
  • Tipe Ayam Petelur Medium.

– Manfaat

Ayam-ayam petelur unggul yang ada sangat baik dipakai sebagai plasma nutfah untuk menghasilkan bibit yang bermutu. Hasil kotoran dan limbah dari pemotongan ayam petelur merupakan hasil samping yang dapat diolah menjadi pupuk kandang, kompos atau sumber energi (biogas). Sedangkan seperti usus dan jeroan ayam dapat dijadikan sebagai pakan ternak unggas setelah dikeringkan. Selain itu ayam dimanfaatkan juga dalam upacara keagamaan.

– Persyaratan lokasi

  • Lokasi yang jauh dari keramaian/perumahan penduduk.
  • Lokasi mudah dijangkau dari pusat-pusat pemasaran.
  • Lokasi terpilih bersifat menetap, tidak berpindah-pindah.

– Pedoman teknis budidaya

Penyiapan Sarana dan Peralatan

Kandang

Untuk kontruksi kandang tidak harus dengan bahan yang mahal, yang penting kuat, bersih dan tahan lama. Selanjutnya perlengkapan kandang hendaknya disediakan selengkap mungkin seperti tempat pakan, tempat minum, tempat air, tempat ransum, tempat obat-obatan dan sistem alat penerangan.

  • Penyiapan bibit

Ayam petelur yang akan dipelihara haruslah memenuhi syarat sebagai berikut, antara lain:

  • Ayam petelur harus sehat dan tidak cacat fisiknya.
  • Pertumbuhan dan perkembangan normal.
  • Ayam petelur berasal dari bibit yang diketahui keunggulannya.
  • Ada beberapa pedoman teknis untuk memilih bibit/DOC (Day Old Chicken) /ayam umur sehari:
  • Anak ayam (DOC ) berasal dari induk yang sehat.
  • Bulu tampak halus dan penuh serta baik pertumbuhannya .
  • Tidak terdapat kecacatan pada tubuhnya.
  • Anak ayam mempunyak nafsu makan yang baik.
  • Ukuran badan normal, ukuran berat badan antara 35-40 gram.
  • Tidak ada letakan tinja diduburnya.
  • Pemilihan bibit dan calon induk

(Konversi ransum, produksi telur dan prestasi bibit dilapangan / di peternakan).

  • Pemeliharaan

Sanitasi dan Tindakan Preventif

Kebersihan lingkungan kandang (sanitasi) pada areal peternakan merupakan usaha pencegahan penyakit yang paling murah, hanya dibutuhkan tenaga yang ulet/terampil saja. Tindakan preventif dengan memberikan vaksin pada ternak dengan merek dan dosis sesuai catatan pada label yang dari poultry shoup.

  • Vaksinasi dan Obat

Vaksinasi merupakan salah satu cara pengendalian penyakit virus yang menular dengan cara menciptakan kekebalan tubuh. Pemberiannya secara teratur sangat penting untuk mencegah penyakit.

Vaksin dibagi menjadi 2 macam yaitu:

Vaksin aktif adalah vaksin mengandung virus hidup. Kekebalan yang ditimbulkan lebih lama daripada dengan vaksin inaktif/pasif. Vaksin inaktif, adalah vaksin yang mengandung virus yang telah dilemahkan/dimatikan tanpa merubah struktur antigenik, hingga mampu membentuk zat kebal. Kekebalan yang ditimbulkan lebih pendek, keuntungannya disuntikan pada ayam yang diduga sakit.

Persyaratan dalam vaksinasi adalah :

  • Ayam yang divaksinasi harus sehat.
  • Dosis dan kemasan vaksin harus tepat.
  • Sterilisasi alat-alat.
  • Hama dan Penyakit

Penyakit karena Bakteri, Penyakit karena Virus, Penyakit karena Jamur dan Toksin serta Penyakit karena Parasit

  • Panen

Hasil Utama

Hasil utama dari budidaya ayam petelur adalah berupa telur yang diahsilkan oelh ayam. Sebaiknya telur dipanen 3 kali dalam sehari. Hal ini bertujuan agar kerusakan isi tlur yang disebabkan oleh virus dapat terhindar/terkurangi. Pengambilan pertama pada pagi hari antara pukul 10.00-11.00; pengambilan kedua pukul 13.00-14.00; pengambilan ketiga (terakhir)sambil mengecek seluruh kandang dilakukan pada pukul 15.00-16.00.

Hasil Tambahan

Hasil tambahan yang dapat dinukmati dari hasil budidaya ayam petelur adalah daging dari ayam yang telah tua (afkir) dan kotoran yang dapat dijual untuk dijadikan pupuk kandang.

Pengumpulan

Telur yang telah dihasilkan diambil dan diletakkan di atas egg tray (nampan telur). Dalam pengambilan dan pengumpulan telur, petugas pengambil harus langsung memisahkan antara telur yang normal dengan yang abnormal. Telur normal adalah telur yang oval, bersih dan kulitnya mulus serta beratnya 57,6 gram dengan volume sebesar 63 cc. Telur yang abnormal misalnya telurnya kecil atau terlalu besar, kulitnya retak atau keriting, bentuknya lonjong.

Pembersihan

Setelah telur dikumpulkan, selanjutnya telur yang kotor karena terkena litter atau tinja ayam dibershkan. Telur yang terkena litter dapat dibersihkan dengan amplas besi yang halus, dicuci secara khusus atau dengan cairan pembersih. Biasanya pembersihan dilakukan untuk telur tetas.

Dengan pembekalan yang diberikan oleh Dinas Peterakan dan Perkebunan Kabupaten Banjar melalui Bidang Sumberdaya dan Penyuluhan,  diharapkan kelompok tani Rakat Mufakat desa Cintapuri benar-benar siap dalam mengelola usaha peternakan ayam ras petelur, sehingga ternak yang dipelihara dapat berproduksi maksimal dan memberikan keuntungan kepada kelompok tani dan apa yang menjadi harapan desa cintapuri akan mengambil peran dalam menyumbang produk pangan hewani melalui telur ayam ras segera terwujud.

Related posts

Pemeliharaan Itik Petelur

admin

PERKEMBANGAN BANTUAN BIBIT ITIK DI KECAMATAN ASTAMBUL DAN TATAH MAKMUR KAB. BANJAR

admin

PELUANG BISNIS BUDIDAYA LOVEBIRD DI KAB. BANJAR CUKUP MENJANJIKAN

admin