Artikel

PELUANG BISNIS BUDIDAYA LOVEBIRD DI KAB. BANJAR CUKUP MENJANJIKAN

Lovebird merupakan salah satu burung hias, yang disebut-sebut menjadi burung paling familiar untuk dipelihara. Pemeliharaan burung lovebird juga tergolong mudah, apalagi untuk pemula. Selain itu, warna bulu burung lovebird juga sangat indah dan cantik. Maka tak heran, jika saat ini banyak orang yang melakukan budidaya ternak lovebird, untuk koleksi atau bisnis.

Menurut sebuah penelitian yang pernah dilakukan, burung ini dinamakan lovebird karena hewan unggas ini hidup dengan cara berdampingan dan saling menyayangi satu sama lain. Bahkan, burung lovebird disebut-sebut hanya bisa memiliki satu kekasih sepanjang hidupnya. Keunikan ini juga yang membuat budidaya ternak lovebird, banyak dilakukan. Beternak burung Lovebird sebenarnya bisa dilakukan di sangkar kecil jeruji besi ukuran 40x40x60 cm yang banyak dijual di kios pakan burung.
Sukses dalam merintis sebuah bisnis rumahan memang bukanlah hal yang baru lagi. Di era modern ini semua bisa dibisniskan. Salah satunya seperti menekuni hobi ternak Lovebird yang sudah sejak beberapa tahun terakhir ini booming di kalangan peternak. Burung cinta atau yang lebih dikenal masyarakat dengan sebutan Lovebird ini ,memang menjadi salah satu jenis burung yang banyak digemari pehobi burung.

Terkait hal tersebut bupati Banjar H. Khalilurrahman didampingi istri Hj. Raudatul wardiah serta kepala dinas pemuda dan olahraga Banjar Ikhwansyah dan kepala dinas perkebunan dan peternakan dondit Bekti, melakukan peninjauan sekaligus silaturahmi ke pelopor peternak lovebird yang ada di Martapura tepatnya di gang pribadi sekumpul Martapura.

Dalam keterangannya kepala dinas perkebunan dan peternakan dondit Bekti turut mengapresiasi atas usaha peternakan Lovebird , semoga kedepannya diharapkan bermunculan peternak sejenis lainnya dan bisa menambah kegiatan seperti ini di kabupaten Banjar .
” Dari peninjauan bupati Banjar tadi semoga bisa memberikan motivasi kepada peternak dan diharapkan kedepannya akan semakin bermunculan peternak sejenisnya ,” ujarnya.

Sementara itu dari keterangan fahmi dan Udin selaku peternak mengatakan , bahwa usaha yang telah dirintis sejak 6 tahun lalu saat ini bisa menghasilkan 20 juta rupiah per bulannya dan tak lupa berharap kedepannya penjualan yang dihasilkan bisa semakin tinggi.
” Saya berharap kedepannya hasil penjualan dari usaha ini semakim tinggi penjualannya dan mungkin juga teman2 peternak lainnya bisa mengikuti jejak kami ,” (anonim)

Related posts

PROGRAMA PENYULUHAN TINGKAT KECAMATAN TAHUN 2020

admin

DISNAKBUN MEMBUKA POSKO PENGINAPAN GRATIS DI HAULAN ABAH GURU SEKUMPUL YANG KE – 15

admin

GEJALA DAN PENGENDALIAN JAMUR UPAS PADA TANAMAN KARET

admin