Artikel

BIDANG SDP DISNAKBUN “ SIAP” MELAKSANAKAN INOVASI PASAR HIJAUAN PAKAN TERNAK (HPT)

Kecamatan Telaga Bauntung merupakan salah satu  Kecamatan yang merupakan wilayah pengembangan ternak besar, terutama ternak Sapi.    Kecamatan Telaga Bauntung terdiri dari  4 (empat) Desa, yaitu Desa Rantau Bujur, Lok Tanah, Rampah dan Telaga Baru.    Hampir semua desa di Kecamatan Telaga Bauntung memiliki populasi ternak besar, terutama sapi dalam jumlah besar.

Ketersediaan Hijauan pakan Ternak (HPT) di didaerah tersebut, berfluktuatif.   Artinya pada musim-musim tertentu ketersediaanya melimpah pada saat musim hujan dan ketersediaanya berkurang bahkan susah di didapatkan pada musim kemarau slot88.

Menyikapi permasalahan ketersediaan hijauan pakan ternak yang ketersediaan terbatas, terutama dari jenis hijauan (rumput) yang berasal dari alam.   Peternak di wilayah tersebut memanfaatkan lahan-lahan kosong atau lahan tegalan di persawahan dengan menanam rumput-rumput unggul.    Jenis-jenis rumput yang banyak dibudidayakan, antara lain rumput Odot, rumput Raja dan rumput Gajah.

Tidak semua peternak melakukan penanaman rumput unggul untuk memenuhi kebutuhan hijauan pakan ternaknya.    Masih banyak yang mengandalkan ketersediaan rumput (HPT)  lokal yang  tumbuh liar di alam.     Ketersediaan rumput lokal/alam ini belum bisa menjamin untuk memenuhi kebutuhan pakan hijauan bagi ternak yang dipelihara.  Karena pada musim tertentu ketersediaannya terbatas bahkan susah didapatkan.

Bagi yang tidak mempunyai lahan atau kebun hijauan pakan ternak yang dibudidayakan atau yang belum mencukupi kebutuhan HPT nya dari kebun HPT  dan ketersediaan rumput alam susah didapatkan sebagian membeli HPT dari peternak atau pekebun yang memiliki kersediaan HPT yang siap di panen.

Jenis HPT yang banyak diperjual-belikan di Kecamatan Telaga Bauntung, dari jenis rumput Odot.   Rumput odot merupakan salah satu varietas  rumput gajah (Pennisetum purpureum), sering dikenal dengan sebutan Dwarf Elephant Grass atau Mott Elephant Grass di luar negeri, tanaman ini mampu tumbuh pada saat musim kemarau dengan tanah yang tingkat kesuburannya rendah.

Produksi yang cukup tinggi menjadi keunggulan tersendiri bagi rumput odot, terlebih pada musim penghujan batang rumput odot terasa lebih lunak sehingga sangat digemari oleh ternak. Keunggulan lain dari rumput odot adalah jumlah nutrisi yang cukup tinggi dibanding rumput Gajah, sebagai ilustrasi jumlah protein kasar yang ada dalam daun rumput odot mencapai 12-14% bahkan ada yang mencapai angka 17 %, disamping itu tingkat kecernaan rumput odot mencapau 65-70%. Pada musim penghujan, interval pemotongan  antara 30 sampai 40 hari dengan jumlah anakan rumput odot mencapai 20 anakan pada setiap 2x masa panen.

Berkaca dari apa yang telah disampaikan di atas, Bidang Sumber Daya dan Penyuluhan (SDP) Dinas Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Banjar.    Melalui Kasie Pengembangan Wilayah Peternakan mensosialisasikan dan merintis pengembangan Inovasi pasar Hijauan Pakan Ternak (HPT) di wilayah Kecamatan Telaga Bauntung.

Inovasi Pasar HPT ini digagas dan dimunculkan untuk mengatasi kesulitan dalam pemenuhan kebutuhan pakan HPT bagi ternak yang dipelihara.     Dan juga dengan berbagai pertimbangan, antara lain : 1) Ketersediaan Hijauan Pakan Ternak (HPT), baik yang bersumber dari alam atau budidaya belum menjamin memenuhi kebutuhan HPT ternak yang dipelihara; 2) Pada musim-musim tertentu (musim Kemarau) ketersediaan HPT terbatas bahkan cenderung kurang dan sulit mendapatkannya;3) Selama ini di daerah-daerah tertentu sudah ada transaksi jual-beli HPT meskipun dalam skala yang kecil dan sifatnya temporer; 4) Makin banyaknya  usaha penggemukan sapi oleh peternak dan pengusaha, yang makin banyak membutuhkan kebutuhan HPT; dan 5) Dengan adanya pasar HPT ini dapat memenuhi kebutuhan HPT dari ternak yang dipelihara, baik kualitas dan kuantitasnya.

Konsep  dari pasar HPT ini nantinya adalah berupa fasilitasi pengadaan tempat yang dijadikan pasar HPT  dengan dilengkapi sarana pendukungnya berupa timbangan, papan catatan, serta sarana pendukung lainnya.      Sedangkan untuk pengelolaan dari pasar HPT ini diserahkan kepada Kelompok Tani, Gapoktan, Peternak, BUMDES atau siapapun yang mau mengelola dengan ketentuan-ketentuan yang diatur dan disepakati antara pengelola pasar HPT dengan  Disnakbun Kabupaten Banjar selaku inovator.

Bentuk pasar hijauan pakan ternak yang nantinya ditawarkan dan dirintis pada inovasi pasar HPT ini, ada 3 bentuk, yaitu  : 1) Pasar Konvensional , merupakan pasar secara umum dimana ada tempat traksaksi jual-beli dan ada barang yang diperjual-belikan; 2) Pasar Online, merupakan pemasaran HPT dengan mempergunakan media online, internet dll; 3) Gabungan dari pasar konvensional dan pasar online.

Dari hasil survey langsung ke lapangan, yaitu di desa Rantau Bujur Kecamatan Telaga Bauntung dan menurut informasi yang disampaikan Pak Suminto selaku peternak dan pemilik kebun HPT yang diwawancarai langsung mengatakan, bahwa transaksi jual-beli HPT di wilayah tersebut dalam skala kecil sudah berlangsung pada saat ketersediaan HPT susah di dapat dan ketersediaannya terbatas.    Kemudian untuk pembelinya sebagian besar dari peternak-peternak sekitar.

Transaksi jual-beli HPT yang sudah berlangsung di daerah tersebut, biasanya dalan satuan ikatan besar. Satu ikatan besar rumput dari hasil budidaya berkisar dengan berat 50 s/d 6o kg, dengan harga satu ikatan berkisar antara Rp. 40.000,- s/d Rp. 50.000,-.     Fluktuasi harga pakan hijauan ternak yang diperjual-belikan  disesuaikan dengan banyak sedikitnya  permintaan dan ketersediaan HPT yang ada di alam.    Semakin banyak permintaan dan susahnya mendapatkan HPT di alam, biasanya diikuti dengan naiknya harga HPT yang diperjual-belikan.

Oleh karena itu kalau nantinya inovasi pasar HPT ini dikembangkan dan dirintis di wilayah Kecamatan Telaga Bauntung.    Hal ini merupakan suatu terobosan dalam mengantisipasi dan mengatasi keterbatasan pemenuhan kebutuhan HPT bagi ternak yang dipelihara.   Dan juga bisa dijadikan salah satu usaha yang bisa dikembangkan dalam upaya  peningkatan pendapatan bagi pengelolanya.  (rifnadi)

Related posts

LIMA KECAMATAN DI KABUPATEN BANJAR MENDAPATKAN 10.000 EKOR BIBIT TERNAK ITIK DARI PROGRAM BANTUAN HIBAH

admin

DISNAKBUN BANJAR GENCAR PERANGI PENYAKIT ZOONOSIS (AI & RABIES)

admin

DISNAKBUN MENGIKUTI KEGIATAN PENGARAHAN PEMBERKASAN PSR TAHUN 2021

admin